Gallery

Sedikit Perubahan di Blog, Mohon Pendapatnya

Baru saja saya mengubah tampilan font untuk blog ini. Mohon masukan dari rekan-rekan yah. Apakah tulisannya lebih jelas dibaca atau malahan menjadi tidak nyaman?

Masukan dari rekan-rekan pembaca sangat saya harapkan.

Tks,

Parahita

10 thoughts on “Sedikit Perubahan di Blog, Mohon Pendapatnya

  1. Dear Penulis (Parahita),

    Berikut adalah secercah cahaya dari dapur desain kreatif kami:

    Tipe font yang paling gampang terbaca oleh mata adalah serif (dibandingkan dengan sans-serif).

    Sedangkan ukuran font yang paling nyaman dibaca oleh mata adalah 10-12pt (pra web 2.0) atau trend terbaru berdasarkan hasil penelitian visual baru adalah 12-14pt atau 14-16pt (pasca web 2.0). Sedangkan ukuran 16 keatas biasanya dipakai untuk heading maupun sub-heading.

    Semakin besar ukuran font akan semakin memperjelas proses membaca oleh pembaca, namun jika ukuran font terlalu besar dapat membuat mata manusia terlalu letih membaca karena terlalu besarnya pergerakan mata dari kiri ke kanan, yaitu dari awal kalimat hingga ke akhir kalimat di setiap baris.

    Jadi keseimbangan ukuran font diperlukan agar si pembaca dapat lebih nyaman membaca isi konten (tidak terlalu kecil, dan tidak terlalu besar).

    Besarnya ukuran font tinggal disesuaikan saja dengan besar rata-rata setiap isi konten bacaan yang ada. Contoh: Blog versus Buku, Iklan Majalah versus Advertorial, Stock Ticker Board versus Laporan Keuangan.

    Semakin kecil ukuran font dapat menghemat pergerakan mata sehingga besarnya pergerakan mata dari kiri ke kanan (dari awal kalimat hingga ke akhir kalimat di setiap baris) akan lebih kecil, sehingga tidak akan membuat mata si pembaca menjadi terlalu cepat letih.

    Jika memang isi kontennya bacaan memang jauh lebih banyak dari biasanya atau berlembar-lembar halaman, maka ukuran font yang lebih kecil dapat lebih nyaman dibaca oleh pembaca untuk durasi yang lebih lama. Contoh: Buku Novel, Laporan Keuangan, Makalah atau Thesis.

    Jumlah karakter per baris juga sangat mempengaruhi kecepatan mata dalam membaca sebuah paragraf, dan juga berpengaruh terhadap keletihan mata dalam membaca.

    Konsensus umum semakin banyak jumlah karakter per baris biasanya mata si pembaca akan lebih cepat membaca isi konten bacaan, dan tidak lekas letih dalam membaca isi konten bacaan.

    Jika jumlah kata dalam 1 baris terlalu banyak, maka lebarnya sebuah baris -yang ditentukan dari banyaknya jumlah karakter itu- akan menjadi terlalu lebar, sehingga baris tersebut terlalu memenuhi suatu halaman.

    Jika jumlah kata dalam 1 baris terlalu banyak atau lebar sebuah baris terlalu memenuhi suatu halaman, maka nantinya akan dapat mengakibatkan mata si pembaca lost-track untuk melanjutkan ke baris berikutnya, mata akan susah mencari dimanakah awal dari baris berikutnya.

    Contoh yang sering terjadi adalah: Sebuah Thesis/Makalah yang dibuat di format Word .doc yang settingan margin samping kiri dan margin samping kanannya terlalu kecil, kemudian diperparah dengan menggunakan ukuran font yang terlalu kecil dan spasi antar baris (spacing) yang jaraknya terlalu dekat, hasilnya isi konten bacaannya susah dan rumit dibaca.

    Namun perlu diperhatikan agar ukuran font tidak terlalu kecil untuk dibaca, demi mengakomodasi pembaca yang berusia lebih tua maupun yang menggunakan kacamata minus/plus.

    Jarak membaca antara media bacaan dan si pembaca juga akan menentukan besarnya ukuran font, dan juga sebaliknya. Contoh: Koran versus Majalah, Billboard versus Signage/Rambu Jalan, Poster versus Flyer/Brosur, Monitor Komputer versus Monitor Smartphone, TV LCD Rumah versus TV LCD Advertising.

    Jumlah karakter / kalimat dalam setiap 1 paragraf juga sangat mempengaruhi kenyamanan membaca dari paragraf ke paragraf, silahkan diseimbangkan saja menurut pengamatan pribadi anda sendiri.

    Kembali lagi mengenai tipe font apa yang anda harus pilih, karena kita mengenal ada begitu banyak macam klasifikasi font yang bisa dipilih dan diaplikasikan, maka tipe font yang paling baik untuk isi konten bacaan adalah yang fungsional, cukup unik pada detail-detail kecilnya, namun masih sangat familiar di mata pembacanya, dalam hal ini para pembaca blog.

    Semoga penjelasan kami cukup komprehensif dan mencerahkan sehingga dapat dipahami oleh seluruh pembaca disini, dan juga oleh penulis blog.

    Kepada penulis blog, terima kasih atas sharing ilmu pengetahuannya yang sudah sangat lengkap. Semoga sukses selalu untuk anda di masa yang akan datang.

    Salam Value Investing.

  2. @yudilestarisanjaya @heru @octa @hendy
    Coba direfresh. Baru saya ganti soalnya

    @asep sopyan
    Tks ya

    @harnito
    Ada saran?

  3. maaf pak, dengan font yg sekarang saya jadi kesulitan membaca tulisannya. Tapi bukan masalah yang signifikan, yg penting isinya. Terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s