Gallery

ACES: The Hardware King (Bag. 2)

Setelah pada artikel sebelumnya kita membicarakan bagaimana kinerja operasional ACES, pada artikel ini kita akan berdiskusi tentang kinerja keuangannya.

Sumber: Laporan Tahunan ACES 2010

Terlihat bahwa dari tahun ke tahun, ACES berhasil memperbaiki gross profit margin sehingga naik cukup signifikan dari 36,90% pada tahun 2007 menjadi 43,18% pada tahun 2010. Hal ini membuat operating margin dan net profit margin pun meningkat.

Pada tahun 2010, ROE ACES adalah 17,26% yang walaupun menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya namun masih cukup menarik dan yang jelas ada peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan ROE pada tahun 2007 yang hanya 10,42%. Hal yang sama pun terjadi pada ROA ACES yang cukup tinggi.

Hal yang sangat menarik adalah bahwa ACES tidak mempunyai utang (berbunga). Hal ini sangat penting karena ACES akan mampu bertahan ketika masa krisis datang.

Net profit growth ACES dari tahun ke tahun pun cukup stabil di luar lonjakan yang terjadi pada tahun 2007.

Karena ACES adalah perusahaan retail, sangat penting bagi kita untuk menganalisis perputaran uangnya. Semakin cepat uangnya berputar semakin besar keuntungan yang diperoleh ACES. Bagaimana cara untuk mengetahuinya? Mari kita perhatikan tabel berikut:

Sumber: Laporan Keuangan ACES

 Apa maksud dari angka-angka pada tabel tersebut?

Tabel tersebut berbicara tentang bagaimana cepatnya uang kas ACES berputar. Sebelumnya saya akan menjelaskan terlebih dahulu konsepnya

  • Ketika ACES mengambil barang dari supplier biasanya tidak harus dibayar pada saat itu juga. Umumnya ada tenggang waktu yang diberikan oleh supplier bagi ACES untuk melunasinya. Lamanya waktu yang bisa didapatkan oleh ACES kita sebut dengan days payable outstanding. Semakin lama ACES bisa menangguhkan pembayaran piutang ke supplier, semakin cepat uangnya berputar.
  • Barang yang didapat dari supplier akan disimpan di warehouse dan selanjutnya dipajang di gerai sampai dengan dibeli. Lamanya waktu dari penerimaan barang sampai dengan terjual kita sebut dengan days in inventory. Semakin cepat barang terjual, semakin bagus efeknya bagi ACES karena uangnya lebih cepat berputar.
  • Barang yang telah terjual ada yang dibayar pada saat pembelian, ada pula yang dibayar kemudian.  Terlebih pada masa kini di mana kartu kredit sudah umum digunakan sehingga ACES menerima uang hasil penjualan sedikit terlambat. Lamanya waktu mulai dari barang terjual hingga pembayaran diterima kita sebut dengan days sales outstanding. Semakin cepat pembayaran dilakukan, semakin cepat uang ACES berputar.

Lamanya waktu mulai dari pembayaran barang ke supplier sampai dengan uang hasil penjualan diterima oleh ACES disebut dengan cash conversion cycle. Semakin pendek cash conversion cycle, semakin cepat uang ACES berputar sehingga keuntungannya pun semakin meningkat. Cash conversion cycle dapat dihitung dengan rumus berikut:

Cash conversion cycle = days in inventory + days sales outstanding – days payable outstanding

Terlihat bahwa dari ke tahun ke tahun, days payable outstanding ACES terus menurun dari 29,3 hari menjadi hanya 19,8 hari. Dengan kata lain, tenggang waktu pembayaran ke supplier semakin sempit. Hal ini kurang bagus. Oleh karena itu, kita harus memeriksa komponen yang lain. Cukup melegakan ketika saya mengetahui bahwa dari tahun ke tahun, barang yang disimpan oleh ACES semakin cepat terjual. Hal ini terlihat dari days in inventory yang turun dari 73,5 hari menjadi hanya 45,2 hari. Satu hal lagi yang saya apresiasi adalah terus menurunnya jangka waktu pembayaran dari pelanggan. Hal ini terlihat dari days sales outstanding yang turun dari 6 hari menjadi hanya 3,9 hari.

Secara keseluruhan, terlihat bahwa dari tahun ke tahun perputaran uang ACES semakin cepat dari 50,2 hari pada tahun 2007 menjadi hanya 29,3 hari pada tahun 2010.

Update Kinerja Kuartalan ACES

Jika dari tahun ke tahun kinerja ACES terlihat menarik, mari kita mencoba melihat bagaimana perkembangan terakhirnya.

Sumber: Laporan Keuangan ACES

Terlihat bahwa baik revenue, gross profit, operating income, dan net income ACES terus meningkat dari kuartal ke kuartal. Hal ini adalah pertanda baik. Sepertinya ACES terlihat menarik untuk dilirik. Langkah terakhir adalah mencari berapa harga wajar ACES yang akan kita diskusikan pada artikel berikutnya.

2 thoughts on “ACES: The Hardware King (Bag. 2)

  1. Analisanya mantap sekali pak, terima kasih sudah berbagi.ROE yang stabil lebih penting daripada ROE tinggi tetapi hanya terjadi sekali dua kali dan tidak stabil.

  2. Pingback: ACES: The Hardware King (Bag. 3) – Valuasi | Pojok Ide Investasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s