Gallery

Spreading The Ideas of Stock Fundamental Analysis

Tidak terasa sudah lebih dari dua tahun saya menulis secara intensif mengenai investasi dan keuangan di blog ini, terutama mengenai stock fundamental analysis. Selama kurun waktu tersebut, tercatat ada 137 artikel yang telah saya tuliskan yang merupakan tuangan ide dan pemikiran saya mengenai investasi dan keuangan. Umumnya artikel berasal dari ide yang sederhana, namun ada pula yang sedikit kompleks dan bahkan absurd🙂 Selama kurun waktu tersebut pula saya merasakan bahwa semakin banyak saya berbagi ide dan pengalaman, semakin bertambah pula ilmu yang saya dapatkan. Jika pada awalnya saya hanya menulis secara by the book, sekarang berkat masukan dan kritikan dari para pembaca blog ini, saya mencoba untuk lebih banyak memasukkan unsur praktikal yang dalam kenyataannya dialami oleh investor pada umumnya.

Jika Anda membaca (atau sedang nyasar) isi dari blog ini, pada setiap artikelnya Anda akan mendapati icon-icon di bagian bawah. Icon-icon tersebut berguna untuk sharing isi dari artikel yang Anda baca ke berbagai macam media lain. Media untuk sharing yang tersedia adalah Twitter, Facebook, Email, Digg, StumbleUpon, dan Reddit. Kita bahkan bisa melakukan sharing via blog WordPress kita sendiri.

Twitter dan Facebook seperti yang kita tahu adalah social media yang telah dikenal secara luas sedangkan Digg dan StumbleUpon adalah social bookmarking. Pada media-media tersebut, kita dapat melakukan sharing ke website mereka yang berfungsi mirip seperti portal berita.

Saya akan senang sekali apabila para pembaca dapat membagi apa yang telah dibaca di blog dengan memanfaatkan link-link sharing tersebut.  Kemampuan saya sendiri tentu saja sangat terbatas untuk melakukannya. Silakan berbagi artikel-artikel yang mungkin menurut Anda bisa berguna bagi orang lain. Semoga sedikit ilmu yang saya miliki ini dapat berguna bagi orang lain.

Rempoa, 22 Maret 2011

7 thoughts on “Spreading The Ideas of Stock Fundamental Analysis

  1. thx a lot buat ide” pemikiran brilian nya bro🙂
    kiranya Tuhan yg terus melimpahi bro dengan hikmat Nya..
    bro sy seorang newbie yg baru mempunyai satu orang anak (8 bulan)
    sy tertarik untuk memulai melakukan investasi
    setelah mengisi kuesioner, sy termasuk kedalam kelompok tipe moderat agresif..
    sy ingin sekali memulai investasi melalui instrumen reksadana, kebetulan sy memiliki dana sebesar 20juta.
    bro sy memohon advice dari bro:
    1. Apakah sebaiknya sy membagi nya ke dalam RDS dan RDPT ?
    Atau lebih baik semuanya dimasukan ke dalam RDS ?
    2. Sebaiknya sy melakukan DCA atau One shoot saja?
    Bro trimakasih banyak sebelumnya, masukan bro sangat berarti buat sy dan keluarga sy. God Bless U

  2. Mohon maaf sebelumnya jika saya lancang ikut campur. Namun jika berkenan, saya hendak mengajukan pendapat saya, semoga bisa jadi bahan pertimbangan Pak Teddy.

    Sebelum terjun ke dunia investasi saham, ada baiknya kita benar2 memahami konsep dasarnya. Apa itu investasi? bagaimana mekanisme umum investasi saham? bagaimana mekanisme bursa saham? apa saja produk2 yang tersedia? Apa tujuan kita berinvestasi?

    Mengapa menurut saya harus begitu? Ini disebabkan kebanyakan orang–diseluruh dunia–terjun ke dunia investasi secara setengah2. Pengetahuannya setengah2, aktivitasnya setengah2, tujuannya pun setengah2. Kita kebanyakan melupakan bahwa untuk membangun sebuah rumah yang kuat, dibutuhkan fondasi yang kuat.

    Menurut saya, jika kita sudah tau konsep dasarnya, lalu disesuaikan dengan tujuan investasi kita, maka akan dengan mudah kita menentukan pada produk apa kita akan menanamkan dana yang kita miliki. Begitu pula dengan cara kita berinvestasi. Survey dan kuisioner tentu sangat membantu kita dalam menentukan tipe investor seperti apakah diri kita, namun dengan memiliki pemahaman mendasar akan dunia investasi saham, maka kita bisa memahami tipe strategi investasi pilihan kita secara komprehensif.

    Seandainya Pak Teddy telah memiliki fondasi yang kuat, maka dengan senang hati saya mengajak pak Teddy untuk sama2 terjun dan berinteraksi di dunia investasi saham. Namun jika belum, maka marilah kita sama2 perkuat fondasi konseptual kita dahulu, sebelum kelak menyesal di kemudian hari karena hilangnya seluruh atau sebagian masa depan bahagia yang kita impikan bersama.

    Demikian kiranya secara singkat pendapat dan informasi dari saya. Jika kurang berkenan, saya mohon maaf yang sebesar2nya. Tiada niat kesengajaan di hati, hanyalah keinginan tulus semata, agar dunia investasi Indonesia dipenuhi oleh investor2 berpengetahuan, bijak dan visioner dalam membangun portofolionya.

  3. Sharing juga deh. Untuk tahap awal memang disarankan melakukan investasi di Reksadana. Untuk pemilihan apakah RDS, RDC atau RDPT tergantung dari kita masing2 (Risk Profile dan time frame investasi). Tentunya RDS memberikan imbal hasil yang lebih tinggi. Yang penting disini adalah juga pemilihan Sekuritas yang mengeluarkan RD tersebut, hendaknya dipilih yang memberikan constant growth tertinggi di kategorinya (3-5 tahun).

    Untuk DCA adalah teknik investor, bukan trader. Semoga membantu.

  4. terimakasih buat masukannya rekan” sekalian..
    sy saat ini sedang membaca buku nya John Vetter untuk lebih melengkapi pengetahuan sy mengenani diversifikasi…
    sy berencana untuk membagi portofolio sy :
    RDPU 20% RDPT 30% RDS 35 Saham 14%
    apa ada masukan buat sy?

  5. hehe, entah kenapa saya bener2 termakan omongan Phil Town dalam bukunya “Rule #1”. Mungkin karena strategi investasinya sangat pas buat jiwa saya ya. Jadinya saya tidak tertarik membeli reksadana, bahkan saya tidak pernah melakukan diversifikasi (maklum, dana invetasinya minim bin cekak, jadi masih lincah buat keluar masuk, seandainya terjadi hal2 yang seperti krisis 2008 kemarin), saya lebih percaya pada invstasi terfokus, bahkan pada 1 saham saja, biar ga pusing ngurusinnya.

    Tapi seperti kata aneka diatas, reksadana juga sebenernya tokcer kok, coba pak Teddy cari2 majalah Investor edisi Maret ini, mereka bikin libutan khusus soal Top 50 Reksadana terbaik di Indonesia sepanjang tahun 2010 kemarin, mudah2an bisa jadi bahan referensi. Cheers and happy investing!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s