Gallery

AUTO Update: Strong Performance

Valuasi terakhir saya lakukan terhadap AUTO adalah pada tanggal 12 Februari 2009. Saat itu AUTO berada di level 2,900 dengan target harga 2010 adalah 8,050. Saat ini saham AUTO berada di level 13,850 atau dengan kata lain target harga tercapai bahkan telah terlewati.

Laporan keuangan AUTO untuk full year 2010 sendiri telah di-release dan kita bisa melakukan update terhadap kinerja dan valuasinya.

Tampak bahwa revenue, operating profit dan net profit masih tumbuh dengan cukup mengesankan. DER AUTO sendiri masih terjaga pada level aman, yaitu 45%. Level DER tersebut terbilang cukup aman dan konservatif.

Yang menjadi perhatian saya adalah free cash flow-nya. Setelah beberapa tahun sebelumnya tumbuh cukup konsisten, pada tahun 2010 FCF AUTO menjadi minus 55 miliar rupiah. Apa yang menyebabkan FCF AUTO negatif? Setelah mempelajari laporan keuangannya lebih lanjut, saya menemukan bahwa pada tahun 2010 AUTO mengeluarkan capex yang cukup besar yaitu 430 miliar rupiah ataunaik hampir 4x lipat dari tahun sebelumnya. Capex ini digunakan untuk membangun pabrik plastik baru di Citeureup, Bogor untuk menunjang produksi komponen otomotifnya. Jumlah ini jika dibandingkan dengan net earnings-nya masih bisa ditoleransi sehingga kondisi AUTO masih cukup aman. Rencananya, pada tahun 2011 AUTO akan membutuhkan capex sekitar 800 miliar rupiah untuk membangun pabrik komponen otomotif baru.

Di tahun 2011 sendiri, AUTO akan menghadapi tantangan yang menghadang sebagai akibat dari dicabutnya subsidi BBM. Mau tidak mau ada potensi kinerja AUTO akan mengalami dampaknya dan kita harus lebih cermat lagi mengamati perkembangannya.

Pertanyaannya, di harga 13,850 ini apakah AUTO masih cukup murah?

Dengan margin of safety sebesar 41%, tampaknya AUTO masih terlihat cukup menarik walaupun risk premium-nya meningkat sebagai imbas dari kenaikan BI rate.

Disclaimer is on.

7 thoughts on “AUTO Update: Strong Performance

  1. pak parahita.. mau tanya.. tentang dividen AUTO.. bukannya yg rp 636 itu bwt LK 2009, rp. 299 bwt LK 2008, 320 bwt LK 2007, 90 bwt LK 2006 dan 115 bwt LK 2005?

  2. dari lapkeu FT.com ya? dari FT.com dividen memang agak aneh sih. krn thn 2010, biasanya dividen kan dibayarkan 2011.. nunggu rups. dan tahun2 sebelumnya juga gitu..

  3. hehehe, ini si AUTO emang dari tahun kemaren udah dielus2 ama saya…. Thanks valuasinya Pak, jadi enak nih, hemat energi (lagi)

  4. Pak Parahita,
    Saya coba buat valuasi menggunakan valuation ratio sheet v1(1).2 ada perbedaan rumus proyeksi EPS nya. Pada valuation ratio sheet v1(1).2 tsb rumus proyeksi EPS di akhir tahun 2011 : =((1+$D$16)^2)*$D$7 dan kalau dimasukkan nilai variabelnya menjadi =(1.15)^2*1703=2252. Sementara dengan perhitungan proyeksi EPS 2011 di atas adalah 1958. Jadi ada perbedaan. Mohon penjelasannya Pak.
    Terima kasih.
    Salam

  5. pak Parahita,
    boleh tahu passwordnya di valuation ratio sheet v1.(1).2, sehingga rumusnya bisa dirubah.

    Terima kasih

    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s