Gallery

FAST: Growing and Growing

KFC merupakan adalah pionir restoran ayam goreng cepat saji di Indonesia. Sejak kehadirannya pada tahun 1979, KFC tampaknya mampu untuk mengembangkan bisnisnya dengan baik. Di Indonesia, pemegang waralaba KFC adalah PT. Fast Food Indonesia yang mulai terdaftar di BEI pada tahun 1993.

Selama 5 tahun terakhir, terlihat bahwa laba FAST tumbuh secara konsisten.

Tampaknya FAST mengandalkan perputaran inventory yang cukup cepat. Hal ini terlihat dari tingginya ROE dan net profit margin yang relatif rendah. Free cash flow FAST sendiri terbilang tumbuh dengan cukup baik. Dari sisi likuiditas dan solvabilitas tampaknya FAST tidak memiliki masalah, bahkan interest coverage ratio-nya sangat tinggi (interest coverage ratio yang tinggi menandakan bahwa operating profit sangat mencukupi untuk membayar beban bunga).

Bagaimana dengan valuasinya?

Terlihat bahwa dengan fair value 9021, FAST terlihat sedikit mahal. Mengingat kinerjanya yang cukup cemerlang, adanya earning surprise ataupun turunnya harga saham di masa mendatang bisa menjadi trigger bagi kita untuk mulai melakukan pembelian. Yang perlu diperhatikan adalah rendahnya volume perdagangan sahamnya. Oleh karena itu, tampaknya kita memerlukan kesabaran lebih untuk bisa mendapatkannya dengan harga yang wajar🙂

Disclaimer is on.

11 thoughts on “FAST: Growing and Growing

  1. mas Prahita
    Sori masih newbie .Mau nanya nih?
    Long term EPS growth = 34.54% apakah merupakan rata 5 tahunan?
    Long term PE projection = 15 & EOY P/E (est.)= 16.01 dasar penentuan angkanya dari mana ya?

  2. @Gian
    iya itu rata2 tahunan selama periode 5 thn.

    PE projection 15 itu hasil smoothing supaya PE nya gak terlalu tinggi.
    kalau EOY PE itu hasil valuasi.

  3. Mas Prahta
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas jawabnnya,saya masih agak confused dan ingin menanyakan beberapa hal:
    1.Dalam artikel “Bagaimana menentukan harga wajar saham” ada disebutkan kalau penentuan proyeksi P/E dapat menggunakan langkah berikut
    – Jika P/E lebih dari 20, gunakan proyeksi P/E 17
    – Jika P/E kurang dari 20, gunakan proyeksi P/E 12
    Apakah pedoman/ketentuan ini tidak mutlak harus digunakan?
    Atau apakah ada standard tertentu,misalnya berdasarkan jenis industri konsumsi berbeda dengan banking…
    2.EOY P/E (est.)= 16.01 ,bisa diberitahu cara perhitungannya ?
    3.Untuk EPS growth apakah kita tidak menggunakan LTG EPS yang diambil dari http://www.reuters.com lagi?Mana yang lebih valid antara pemakaian LTG EPS dari http://www.reuters.com dengan rata2 EPS tahunan?

    Terima kasih

    Salam

  4. Mas Prahita
    Sebelumnya di artikel “Bagaimana cara menentukan harga wajar saham” ada disebutkan:untuk proyeksi 5 tahun ke depan saham UNVR dapat menggunakan langkah berikut
    Jika P/E lebih dari 20, gunakan proyeksi P/E 17
    Jika P/E kurang dari 20, gunakan proyeksi P/E 12

    Apakah pedoman ini tidak berlaku lagi?
    Apakah ada kriteria lain ,misalnya tergantung jenis industinya,industri konsumsi berbeda dengan perbankan?

    Apakah mas Prahita pernah mengevaluasi saham perbankan?

    Salam

  5. Selamat sore Pak Parahita, sebelumnya saya ucapkan selamat ulang tahun kepada Bapak. Semoga dibekali kesehatan dan kesuksesan dalam setiap hal yang dijalani. Saya ingin tanya Pak adakah buku yang membahas teori valuasi ? Kalau ada bisa minta informasi judul bukunya serta bisa didapatkan dimana ? Saya tertarik sekali untuk memperdalam ilmu valuasi Pak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s