Gallery

Perlunya melakukan rebalancing portofolio

Saat kita berinvestasi di reksa dana atau investasi apapun, seiring dengan pertumbuhan investasi kita, seringkali masing-masing aset yang kita miliki memiliki pertumbuhan yang berbeda-beda. Hal ini ke depannya akan menyebabkan komposisi aset-aset penyusun portfolio kita akan berubah dan tidak sesuai dengan komposisi awal yang kita inginkan. Oleh karena itu, secara berkala kita perlu melakukan rebalancing portfolio. Detail dari rebalancing portfolio dan optimalisasinya akan kita bahas dalam tulisan ini.

Masalah terbesar dari investor adalah diri sendiri. Greed dan Fear yg
seharusnya tidak ada biasanya sering muncul pada kondisi market yang
sangat volatile seperti saat ini.

Konsep dari strategi ini adalah selalu membuat komponen penyusun portfolio kita akan memiliki komposisi yg sama.
Contoh yg akan saya berikan adalah portfolio yg terdiri dari RD Fortis
Ekuitas(RDS) dan RD Dana Tetap Optima(RDPT). Apa keuntungan yg kita
dapatkan dengan menggabungkan kedua jenis RD tersebut?

  1. Diversifikasi aset
  2. Meminimalisasikan greed and fear. Karena saat jika salah satu RD naik, maka kelebihannya akan ditransfer ke RD yg lebih rendah returnnya. Pengaturan ini akan berguna saat market sedang jatuh atau
    naik tinggi.

Gambarannya adalah sebagai berikut. Jika kita menentukan bahwa komposisi Fortis
Ekuitas 70% dan Dana Tetap Optima adalah 30%, maka jika Fortis Ekuitas
melebihi 70%(misal 75%), 5% kelebihannya akan dipindahkan ke Dana Tetap
Optima. Demikian juga sebaliknya.
Begini gambarannya:

Kunci dari strategi ini adalah memilih 2 reksadana dengan karakter yang sangat
berbeda. Fortis Ekuitas adalah reksadana saham yang memiliki ekspektasi return tinggi dengan volatilitas tinggi pula. Dana Tetap Optima(DTO) adalah reksadana pendapatan tetap yang memiliki return dan volatilitas yang rendah. Dengan demikian kedua reksadana tersebut akan saling menutupi kelemahan yang lainnya.

Kemudian bagaimana komposisi yg optimal? Kalau saya pribadi akan memilih komposisi yang akan memberikan perbandingan return terhadap volatilitas tertinggi.
Komposisi optimal dapat dilihat pada grafik di bawah ini:

Terlihat bahwa komposisi optimal adalah 39% FE dan 61% DTO yg memberikan perbandingan return terhadap volatilitas (R/V) 1.95. Saran dari saya, sebaiknya rebalancing portfolio dilakukan setiap 6 bulan sekali, jangan terlalu sering karena fee nya akan mahal.

n.b : file excel dan manualnya untuk perhitungan dan menggambar chart bisa didownload di sini:
http://rapidshare.com/files/109965520/rebalancing.zip.html

Gunakan winzip untuk membukanya. Jangan takut kalo saat membuka file excel nya ada peringatan macro. Macronya memang saya yang membuat.
Semoga berguna

7 thoughts on “Perlunya melakukan rebalancing portofolio

  1. thx tips rebalancingnya,sy rencana mau masuk ke RDS dan RDPT dg perbandingan 60% dan 40%,cuman ni IHSG lg tinggi2nya,apakah riskan masuk ke RDS saat ini?thx

  2. iya mas,rencana sy dca dg perbandingan RDS:RDPT 60:40 tiap bulannya
    mas,boleh minta dikirimi file rebalancingnya lwt imel,soalnya download gagal terus.thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s