Gallery

Bagaimana Warren Buffett Melakukan Pemilihan Saham?

Tidak diragukan lagi bahwa Warren Buffett adalah investor terbesar abad ini. Kunci keberhasilannya adalah konsistensi kinerja portfolionya, dan hal tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dicapai. Bagaimanapun, tidak ada hal yang tidak mungkin. Tentunya sangat menarik untuk mencoba membedah bagaimana seorang Warren Buffett melakukan stock picking. Tulisan ini akan membahas bagaimana proses pemilihan saham hingga valuasi yang dilakukan oleh Buffett.

Pada dasarnya, apa yang dilakukan Buffett adalah mencari perusahaan dengan kriteria sebagai berikut:

  1. Bisnisnya prospektif, menguntungkan, dan memiliki keunggulan kompetitif. Mary Buffett memberikan istilah consumer monopoly.
  2. Memiliki laporan keuangan yang sehat.
  3. Dijual dengan harga murah atau setidaknya wajar.

Dengan kriteria-kriteria tersebut, Warren Buffett terlihat lebih sebagai businessman dibandingkan investor🙂 Seperti dikatakan oleh Benjamin Graham, “Investing is most intelligent if it is most businesslike“. Buffett sendiri melakukan stock picking melalui serangkaian screening. Memang dia tidak secara eksplisit mengutarakan bagaimana prosesnya, namun John P. Reese dan Jack M. Forehand, CFA telah mencoba untuk mengumpulkannya di dalam buku “The Guru Investing”. Pada dasarnya, Buffett melakukan analisa terhadap suatu perusahaan dengan memperhatikan dua aspek, yaitu aspek kualitatif dan aspek kuantitatif.

Bagaimana pandangan Buffett mengenai aspek kualitatif suatu perusahaan telah banyak dibahas di berbagai buku dan website. Yang menarik dari hasil kerja Reese dan Forehand adalah rangkumannya mengenai aspek kuantitatif dari analisa Buffett. Perhitungannya cukup mendetail dan dapat menjadi acuan kita untuk melakukan pemilihan saham dan valuasinya.

Sebenarnya saya telah memberikan penjelasan mengenai metode valuasi Warren Buffett pada tulisan saya sebelumnya “Bagaimana Cara Menentukan Harga Wajar Saham?”. Kalkulasi pada artikel tersebut sudah cukup mewakili bagaimana cara melakukan valuasi. Pada artikel ini saya akan mencoba melengkapinya dengan proses screening yang harus dilakukan sebelum melakukan valuasi.

Satu hal lagi yang penting dan sering dilupakan adalah konsistensi penerapannya. Tidak ada metode yang sempurna. Akan ada tahun di mana suatu metode stock picking memberikan kinerja yang buruk dan itu bukan berarti ada kesalahan dalam metodenya. Yang lebih penting adalah bagaimana kinerjanya dalam jangka panjang, dan itu membutuhkan kedisiplinan dan komitmen🙂

3 thoughts on “Bagaimana Warren Buffett Melakukan Pemilihan Saham?

  1. @artha,

    menurut saya diatas itu suda merupakan ulasan jelas bentuk when to buy ala buffet. kalo maksudnya artha, when to buy ala teknikal analisis mungkin gak pernah akan ketemu karena beda beberapa poin itu tidak masalah untuk beliau.
    kalo when to sell ala buffet itu juga mungkin tidak ketemu, karena holding period buffet adalah forever, kecuali perusahaan tersebut tidak memenuhi kriteria diatas
    smoga bermanfaat🙂

  2. pak parahita,
    apakah ada contoh perhitungan dari pemilihan saham versi warren buffet ini? karena saya masih bingung dengan termsnya.
    thanks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s